Singa berebut tahta
Kala langit mulai gelap
Daun berlomba berguguran
Sungai kering nian surut
Lalu mereka . . . Beradu mulut
Kenapa dia?
Rasa sesak apa itu?
Matanya kering
Nafasnya berat
Mereka lalu saling menyakiti
Seperti singa yang berebut tahta
Mengeroyok bak seriga kelaparan
Paro berjalan lambat saat mereka polemik
Haruskah tuli dan buta?
Haruskah ia menebuk matanya?
Haruskah membedel telinga?
Muak
Kendati bintang tahu mereka takkan bersilih
Diruang gelap malam
Nampak cahaya melambai
Kemudian dibawalah ia ke tempat damai
Lalu ia meminta maaf dan mengucap sajak perpisahan
Kala langit mulai gelap
Daun berlomba berguguran
Sungai kering nian surut
Lalu mereka . . . Beradu mulut
Kenapa dia?
Rasa sesak apa itu?
Matanya kering
Nafasnya berat
Mereka lalu saling menyakiti
Seperti singa yang berebut tahta
Mengeroyok bak seriga kelaparan
Paro berjalan lambat saat mereka polemik
Haruskah tuli dan buta?
Haruskah ia menebuk matanya?
Haruskah membedel telinga?
Muak
Kendati bintang tahu mereka takkan bersilih
Diruang gelap malam
Nampak cahaya melambai
Kemudian dibawalah ia ke tempat damai
Lalu ia meminta maaf dan mengucap sajak perpisahan